Benteng Vastenburg Solo

Benteng Vastenburg Surakarta

Benteng Vastenburg merupakan salah satu bangunan cagar budaya di Solo yang berdiri sejak 1745. Pada awal berdirinya, nama Benteng Vastenburg yaitu Grootmoedigheid yang berarti sombong. Benteng yang dibangun oleh Gubernur Jendral Baron van Imhoff ini berada tak jauh dari Keraton Kasunanan Surakarta & Balai Kota Solo. Tempat ini harus masuk daftar destinasi wisatawan untuk mempelajari sejarah di masa penjajahan, sekaligus menanamkan semangat nasionalisme.

Benteng Vastenburg

Benteng Vastenburg solo 338x190 - Benteng Vastenburg Solo

Sejarah Benteng Vastenburg

Tujuan dibangunnya benteng ini untuk mengawasi kegiatan di Keraton Kasunanan Surakarta sejak pemerintahan Paku Buwono III. Pada 1775, benteng ini diperluas & berganti nama menjadi Vastenburg atau istana yang dikelilingi tembok kuat. Namun, setelah Indonesia merdeka benteng beralih fungsi menjadi markas TNI.

Benteng sebagai pusat Garnisun

Sebagai bagian dari pengawasan Belanda terhadap penguasa Surakarta, khususnya terhadap keraton Surakarta, benteng yang memiliki tinggi enam meter ini juga digunakan sebagai pusat garnisun. Di seberangnya terletak kediaman gubernur Belanda (sekarang kantor Balaikota Surakarta).

Bentuk tembok benteng berupa bujur sangkar yang ujung-ujungnya terdapat penonjolan ruang yang disebut selekoh (bastion). Di sekeliling tembok benteng terdapat parit yang berfungsi sebagai perlindungan dengan jembatan di pintu depan & belakang. Bangunan terdiri dari beberapa barak yang terpisah dengan fungsi masing-masing dalam militer. Di tengahnya terdapat lahan terbuka untuk persiapan pasukan atau apel bendera.

Benteng Vastenburg untuk mempertahankan kemerdekaan

Setelah kemerdekaan, benteng ini digunakan sebagai markas TNI untuk mempertahankan kemerdekaan. Pada masa 1970-1980an bangunan ini digunakan sebagai tempat pelatihan keprajuritan & pusat Brigade Infanteri 6/Trisakti Baladaya Kostrad di wilayah Karesidenan Surakarta dan sekitarnya.

Benteng Vastenburg Surakarta 635x400 - Benteng Vastenburg Solo

Situs cagar Budaya Benteng Vastenburg

Sempat terbengkelai lantaran lahannya telah dimiliki swasta, Benteng Vastenburg dipercantik setelah ditetapkan sebagai situs cagar budaya per 2010 lalu. Sejumlah renovasi dilakukan sehingga menanggalkan kesan suram yang dulu sempat terlihat. Wajah Benteng Vastenburg kembali berseri. Letterboard Kota Solo dibangun di salah satu sudut cukup menarik perhatian pengunjung. Pemerintah & swasta pun kerap menggelar berbagai acara di benteng, baik di bagian dalam maupun di mukanya. Mulai dari acara musik, festival, hingga upacara.

Wisata di sekitar Benteng Vastenburg Solo

Setelah puas mengetahui kisah Benteng Vastenburg, mampirlah ke Pusat Grosir Solo (PGS) & Beteng Trade Center (BTC) yang berada tak jauh dari benteng. Dengan harga murah, kedua tempat belanja ini bisa memuaskan hasrat belanja para wisatawan.

Baca juga info wisata budaya lainnya : Keraton kasunanan Surakarta & candi Borobudur.

Tips berwisata di Solo :

  • Jika anda pelancong dari luar daerah usahakan menggunakan jasa sewa mobil dengan driver / supir karena mengenal  daerah setempat. Karena akan lebih memudahkan anda untuk bergerak ke tujuan wisata anda
  • Berperilaku sopan saat bertanya ke penduduk setempat.
  • Periksa kembali barang bawaan anda saat akan berangkat
  • Bawa perlengkapan P3K secukupnya
  • Hindari jalan yang rawan macet dan patuhi rambu lalu lintas
  • Periksa harga tiket masuk tempat wisata yang akan anda kunjungi di internet

 

Jangan lupa ya, kalau mau  jalan jalan dengan sewa  mobil di Solo, hubungi Damai Rent CarSewa Mobil SoloRental Mobil Solo.

Griyan, Jl. Ketupat II No.6, RT.03/RW.01, Baturan, Colomadu, Karanganyar Regency, Central Java 57171, Phone: +6285106170004

Baca juga Damai blog.

Tinggalkan Balasan